![]() |
| FOTO. Puluhan wisatawan asing saat menikmati keindahan Desa Mambalan, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat (Lobar). |
LOBAR, BL - Sebanyak 35 wisatawan asing kembali mengunjungi Desa Mambalan, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, Rabu (25/3) lalu.
Wisatawan asing dari berbagai negara ini merupakan bagian dari rombongan wisatawan asing yang datang dengan kapal pesiar Silver Dawn yang nyandar di Pelabuhan Gili Mas, Lembar.
Sebelumnya, rombongan wisatawan asing yang ikut program A Walk Through Mambalan sudah lima kali mengunjungi Desa Mambalan.
"Ini rombongan tamu kapal pesiar keenam yang memilih Desa Mambalan sebagai destinasi tujuan wisata," kata Kades Mambalan, Sayid Abdollah Alkaff.
Program A Walk Through Mambalan atau berjalan melintasi Mambalan ini jelas Kades yang akrab disapa Apink, dimulai sejak 2024 lalu. Rata-rata, para wisatawan asing yang memilih datang ke Mambalan sejak awal program ini digelar berasal dari Eropa.
"Seperti biasa, mereka sebagian besar wisatawan asing yang sudah lanjut usia. Ada yang dari Amerika, Belgia, Inggris, dan sejumlah negara Eropa lainnya," ujar Apink.
Lantas apa yang menarik wisatawan asing ini datang ke Mambalan? Dijelaskan Apink, selain karena landscape desa Mambalan yang unik, sejarah panjang tentang desa Mambalan menjadi salah satu daya tarik tersendiri.
"Mungkin bagi kita desa Mambalan biasa-biasa saja, tapi bagi wisatawan asal Eropa ini menyusuri gang perkampungan dan persawahan adalah sesuatu yang istimewa," imbuhnya.
Menariknya kata Apink, salah satu menjadi daya tarik paket wisata A Walk Through Mambalan ini adalah mengunjungi pemakaman umum desa Mambalan yang ada dipinggir sungai Meninting. Setelah itu, menyusuri area persawahan di Desa Kekeri. Dan yang tidak kalah menariknya adalah suguhan aneka buah-buahan khas Lombok yang menjadi suguhan setiap kedatangan rombongan kapal pesiar ini.
Sayangnya,.sampai kedatangan kali keenam tamu kapal pesiar ke Mambalan, Pemda Lobar tidak memberikan respon.
"Padahal ini kunjungan tamu kapal pesiar yang keenam dalam dua tahun terakhir. Hingga saat ini Pemda Lombok Barat khususnya Dinas Pariwisata sama sekali tidak merespon. Sudah saatnya kita bicara wisata sosial dan budaya. Jangan hanya mengandalkan keindahan alam saja, karena banyak tempat diluar sana yang jauh lebih indah dari Lombok Barat," ungkapnya.
Secara terpisah, , Omesh, salah seorang operator kapal pesiar menambahkan, total jumlah wisatawan asing yang ikut dalam rombongan Kapal Pesiar Silver Dawn berjumlah 680 wisman. Sedangkan yang ikut tour ke sejumlah daerah wisata di Lombok sebanyak 339 orang.
Seperti sebelumnya kata Omesh,. sebagian besar tamu yang memilih paket A Walk Through Mambalan berasal dari Eropa.
"Insyaallah Mei 2026 mendatang akan ada kapal pesiar yang masuk Lombok lagi. Semoga paket A Walk Through Mambalan tetap menjadi pilihan para wisatawan yang mencintai wisata pedesaan yang unik," tandasnya. (R/L..).
