![]() |
MATARAM, BL - Pemprov berkomitmen mendorong optimalisasi pemanfaatan layanan Bank NTB Syariah, khususnya dalam penyaluran payroll Aparatur Sipil Negara (ASN).
Hal ini dilakukan sebagai bagian dari penguatan peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam pembangunan ekonomi daerah.
Kepala Biro Perekonomian dan Pembangunan (Karo Ekbang) Provinsi NTB, Izzuddin Mahili, mengaku bahwa sejauh ini, pemanfaatan layanan payroll ASN melalui Bank NTB Syariah di lingkup Pemprov setempat, justru belum sepenuhnya menjangkau seluruh ASN.
"Kondisi ini menjadi perhatian bersama untuk ditingkatkan secara bertahap melalui pendekatan yang kolaboratif dan berkelanjutan," ujarnya dalam pesan tertulisnya, Rabu malam 18 Maret 2026.
Menurut Izzuddin, pemprov NTB akan berperan sebagai fasilitator dalam mendukung peningkatan pemanfaatan layanan Bank NTB Syariah.
Peran ini diwujudkan melalui koordinasi lintas perangkat daerah, penguatan komunikasi. Serta, penyelarasan kebijakan yang mendukung pengembangan ekosistem keuangan daerah.
“Pemerintah Provinsi NTB akan memfasilitasi proses optimalisasi ini agar berjalan efektif, dengan tetap memperhatikan kenyamanan dan kebutuhan ASN sebagai pengguna layanan,” katanya.
Izzuddin menegaskan bahwa pihak Bank NTB Syariah, diharapkan terus melakukan penguatan internal, khususnya dalam peningkatan kualitas layanan, stabilitas sistem, serta pengembangan layanan digital.
Di mana, lanjutnya, Bank NTB Syariah baru-baru ini meluncurkan aplikasi mobile banking terbaru, RIMO (Rinjani Mobile). Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya transformasi.
Terlebih, RIMO menjadi simbol pembaruan layanan digital berbasis kearifan lokal NTB.
"Aplikasi ini mengusung konsep yakni, Tambora Tabungannya, Rinjani Mobile Bankingnya. Dan ini, merepresentasikan kekuatan penghimpunan dana sekaligus inovasi layanan transaksi dalam satu ekosistem terpadu," jelas Izzuddin menegaskan.
Karo Ekbang menyebut peluncuran RIMO juga menandai fase baru penguatan infrastruktur layanan, setelah sebelumnya dilakukan evaluasi dan pemeliharaan sistem secara menyeluruh guna memastikan layanan yang lebih stabil, praktis, dan andal bagi masyarakat.
Untuk itu, katanya, Pemprov mengapresiasi langkah-langkah transformasi tersebut dan mendorong agar inovasi layanan terus ditingkatkan, sehingga mampu menjawab kebutuhan ASN maupun masyarakat secara luas.
Selain itu, juga peningkatan layanan, Bank NTB Syariah juga didorong untuk menghadirkan produk dan skema pembiayaan yang lebih kompetitif, termasuk memberikan kemudahan dan keringanan bagi ASN.
"Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik layanan payroll sekaligus memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat," tegas Izzuddin.
Lebih lanjut dikatakannya bahwa optimalisasi payroll ASN melalui Bank NTB Syariah memiliki potensi besar dalam memperkuat struktur keuangan daerah, meningkatkan Dana Pihak Ketiga (DPK), serta memperluas pembiayaan produktif yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi NTB.
Izzuddin menambahkan bahwa adanya sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, Bank NTB Syariah, dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan proses transformasi ini dapat berjalan optimal.
"Harapannya, tentu akan memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan," tandasnya. (R/L..).
