![]() |
| FOTO. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, Lalu Hamzi Fikri (kanan) saat menerima bantuan kemanusiaan dari Bank NTB Syariah untuk mendukung misi kemanusiaan Pemprov NTB di Aceh. |
MATARAM, BL - Bank NTB Syariah kembali menegaskan komitmennya dalam aksi kemanusiaan dengan memfasilitasi operasional armada ambulans bagi Tim Medis Tahap Kedua Provinsi NTB yang diberangkatkan menuju wilayah terdampak bencana di Aceh.
Dukungan ini diberikan sebagai bagian dari sinergi antara dunia perbankan syariah dan pemerintah daerah dalam mempercepat penanganan kesehatan masyarakat di daerah bencana.
Fasilitasi operasional ambulans tersebut diserahkan dalam rangka pelepasan tim medis batch kedua yang akan bertugas di Aceh.
Armada ini diharapkan mampu menunjang mobilitas tim medis di lapangan, terutama dalam menjangkau wilayah-wilayah dengan kondisi geografis yang cukup menantang serta fasilitas kesehatan yang belum sepenuhnya pulih.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, Lalu Hamzi Fikri, mengaku mengapresiasi dukungan Bank NTB Syariah yang dinilainya sangat strategis bagi kelancaran misi kemanusiaan tersebut.
Hamzi menegaskan bahwa keberadaan ambulans menjadi kebutuhan vital bagi tim medis yang akan bekerja dalam situasi darurat.
“Kami berterima kasih kepada Bank NTB Syariah atas support operasional ambulance ini. Armada ini sangat dibutuhkan oleh tim medis kami yang saat ini memasuki pengiriman batch kedua sebanyak sembilan orang. Dukungan ini sangat bermakna bagi operasional kami di Aceh nanti,” ujar Lalu Hamzi dalam keterangan tertulisnya, Jumat 2 Januari 2026.
Sementara itu, Corporate Secretary Bank NTB Syariah, I Gede Wiradharma, menyampaikan bahwa dukungan ini merupakan wujud tanggung jawab sosial perusahaan sekaligus bentuk kepedulian terhadap sesama daerah yang sedang tertimpa musibah.
Ia menegaskan bahwa langkah ini juga sejalan dengan arahan Gubernur NTB untuk memperkuat solidaritas antardaerah.
Padahal, meski berada di penghujung tahun dengan proses administrasi yang harus diselesaikan secara cermat. Pihaknya, juga bergerak cepat berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi NTB agar bantuan operasional ambulans ini dapat segera diwujudkan.
"Kami berharap armada ini dapat memperlancar tugas kemanusiaan rekan-rekan medis selama bertugas di Aceh,” kata I Gede Wiradharma.
Tim medis batch kedua ini dijadwalkan menjalankan tugas selama sembilan hari dengan fokus utama mengaktifkan kembali fasilitas layanan kesehatan masyarakat yang belum beroperasi pascabencana.
Berdasarkan laporan Dinas Kesehatan, terdapat sekitar 23 fasilitas kesehatan, termasuk puskesmas di wilayah Aceh Tengah dan sekitarnya, yang membutuhkan dukungan tenaga medis serta pemulihan layanan secara cepat.
Tim yang diberangkatkan terdiri dari perawat ahli dan tenaga medis lintas instansi, di antaranya dari RSUD Provinsi NTB, RS Mandalika, RS Manambai, RS Mata, dan RSJ Mutiara Sukma.
Selain layanan medis dasar, tim ini juga membawa misi trauma healing untuk membantu pemulihan psikologis masyarakat terdampak bencana.
Melalui kolaborasi antara Pemerintah Provinsi NTB dan Bank NTB Syariah, misi kemanusiaan ini diharapkan dapat berjalan secara profesional, efektif, dan memberikan dampak nyata bagi pemulihan layanan kesehatan masyarakat Aceh, sekaligus menjaga nama baik Provinsi NTB di tingkat nasional. (R/L..)
