Seleksi Calon Direksi GNE Dibuka Dua Hari, Dekan FHISIP Unram Duga Ada Kartel Pansel -->

Seleksi Calon Direksi GNE Dibuka Dua Hari, Dekan FHISIP Unram Duga Ada Kartel Pansel

Selasa, 17 Februari 2026, Selasa, Februari 17, 2026

FOTO. Dr. Lalu Wira Pria Suhartana,


 



















MATARAM, BL - Langkah panitia seleksi (Pansel) yang membuka pendaftaran calon direksi PT Gerbang NTB Emas (GNE)  hanya dalam kurun waktu sekitar dua hari, menuai kecaman berbagai pihak. Terlebih, rekrutmennya juga  dimulai pada hari libur. 


Dekan Fakultas Hukum Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FHISIP) Unram  Dr. Lalu Wira Pria Suhartana, mengecam pembukaan pendaftaran calon direksi GNE yang terkesan sapu jagat tersebut.


Menurutnya, sangat wajar jika publik kini mempertanyakan proses rekrutmen salah satu BUMD milik Pemprov tersebut. 


"Jika sudah prosesnya singkat dan dilakukan di hari libur. Itu artinya, ada kartel Pansel di NTB karena kuat dugaan dilakukan sapu jagat," tegas Lalu Wire dalam pesan Whatsappnya, Senin 16 Februari 2026. 


Menurutnya, dengan kondisi PT GNE yang sudah menjadi perseroan daerah (Perseroda) dan memiliki rekam jejak persoalan hukum dan keuangan dari perbuatan direksi sebelumnya, seharusnya pola transparansi dan profesional harus dikedepankan dalam mengisi figur calon direksinya.


"Kalau sudah pakai pola sapu jagat kayak sekarang, itu jelas PT.GNE yang diharapkan berubah wajah menjadi lebih baik, maka malah tetap sama alias enggak ada perubahan apapun," kata Lalu Wira lantang.


Dia menyebut proses leaderless grup discussion (LGD) yang di ikuti oleh sebanyak 13 orang calon direksi GNE pada Kamis 12 Februari 2026 lalu, bisa dibatalkan, lantaran masuk katagori mengabaikan hak publik. 


"Dengan sisa waktu seleksi hanya dua hari dan dilakukan di hari libur, jelas ada dugaan pengondisian kandidat tertentu untuk mengisi jabatan strategis BUMD. Padahal, proses harus mencerminkan prinsip kompetensi dan keterbukaan," jelas Lalu Wira.


Pihaknya berharap pada Gubernur Lalu Muhamad Iqbal yang selama ini dikenal dengan jargon meritokrasi dalam kepemimpinannya untuk membatalkan proses rekrutmen calon direksi PT GNE tersebut.


"Dengan banyaknya kritikan publik, Pak Gubernur harus mendengar hal ini jika ingin memperbaiki GNE selaku BUMD Pemprov agar lebih baik kedepannya," tandas Lalu Wira. (R/L)..

TerPopuler