Peringati Hari Disabilitas, Haji Rachmat Bantu Kursi Roda Elektrik pada Penyandang Disabilitas di Pesanggrahan -->

Peringati Hari Disabilitas, Haji Rachmat Bantu Kursi Roda Elektrik pada Penyandang Disabilitas di Pesanggrahan

Rabu, 07 Desember 2022, Rabu, Desember 07, 2022

 

FOTO. Anggota DPR RI H. Rachmat Hidayat saat membagikan belasan Alat Bantu untuk kaum difabel, seperti kursi roda elektrik pada penyandang disabilitas di desa Pesangrahan, Kecamatan Montong Gading, Lotim. 




LOTIM, BL - Masih dalam rangkaian memeringati Hari Disabilitas, Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan H Rachmat Hidayat, kembali menggelar aksi kemanusiaan. Kali ini politisi kharismatik Bumi Gora ini membantu belasan penyandang disabilitas di desa Pesangrahan, Kecamatan Montong Gading, Lombok Timur.


Menggandeng Sentra Paramita Mataram, salah satu unit kerja Kementerian Sosial di NTB, Rachmat membagikan belasan Alat Bantu untuk kaum difabel, seperti kursi roda elektrik, kursi roda celebral palsy, kursi roda standar, alat bantu dengar, dan tongkat ketiak. 


Terdapat 12 warga Desa Pesangrahan yang menerima donasi alat bantu dari Rachmat Hidayat tersebut. Mereka adalah Hasmayati,  M Atnan Safiullah, Rahimin, Rohani, Rumesah, Arga Arif, Raeni, Inaq Zulpah, Rini,Mahmud, Haji Poin dan Sapwaedi. 


Penyerahan bantuan tersebut dipusatkan di Kantor Desa Pesanggrahan. Rachmat yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan NTB, hadir dengan didampingi Ketua DPC PDIP Lombok Timur Ahmad Sukro, Wakil Ketua II DPC PDIP Lombok Timur Ahmad Amrullah, Ketua PAC PDIP Kecamatan Montong Gading, Sapri Afandi, serta Caleg PDIP dapil IV, H Sutarman. 


Ratusan warga Desa Pesangrahan tampak bersuka cita dengan kehadiran Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Pulau Lombok tersebut. Turut menyambut di sana adalah Sekretaris Camat Montong Gading, Danramil, Polsek Pesangrahan, Kepala Desa, Kepala Puskesmas,  serta tokoh masyarakat setempat.


"Kami senang Desa Pesangrahan didatangi anggota DPR RI dapil Lombok dari PDIP karena baru sekarang beliau mendatangi desa kami," kata Ipul, warga setempat, Selasa (6/12) kemarin. 


Rachmat Hidayat dalam sambutannya mengakui jika dirinya memang sengaja tidak mau mendatangi Desa Pesangrahan meskipun keluarga besarnya banyak bermukim di desa ini. Salah satu sebabnya, dia kurang didukung dalam setiap konstestasi pemilihan legislatif oleh masyarakat. 


Sehingga, selama ini, dirinya hanya melakukan pertemuan-pertemuan secara personal dengan para keluarga besarnya, bukan pertemuan resmi dalam posisinya sebagai Anggota DPR RI.


"Saya hari ini datang ke Desa Pesangrahan sepenuhnya karena panggilan nurani kemanusiaan semata. Tidak ada urusannya dengan dukung mendukung dalam Pileg," ungkap Rachmat. 


Dia menuturkan, keluarga besarnya banyak di Kecamatan Montong Gading karena ayahandanya, Guru Ramiah banyak membanngun sekolah rakyat waktu zaman kolonial Belanda dan membawa kerabatnya untuk tinggal dan di sekolah rakyat yang didirikan tersebut.


Petilasan bekas sekolah rakyat yang didirikan oleh Guru Ramiah hingga saat ini pun masih ada meskipun telah mengalami pemugaran seperti di Desa Praubayar, Sukadana, Montong Betok, Keluncing, Prian, Solong, dan Kotaraja. 


Rachmat juga meminta kepada warga Desa Pesangrahan agar menyukseskan tokoh masyarakat Sutarman sebagai Caleg PDIP dapil IV agar Desa Pesangrahan memiliki wakilnya di DPRD kabupaten. 


"Jika Sutarman terpilih jadi wakil rakyat di dapil IV, akan memudahkan akses warga desa pesangrahan mendapatkan bantuan-bantuan pembangunan. Apalagi jika Ahmad Sukro juga terpilih jadi anggota DPRD Propinsi," urai Rachmat Hidayat disambut tepuk tangan yang meriah dari ratusan warga yang hadir.



*Bantuan RTLH dan Operasi Katarak 


FOTO. H. Rachmat Hidayat saat menyerahkan bantuan kursi roda ke warga Desa Pesanggrahan, Lotim.



Pada kesempatan tersebut, Rachmat juga meminta kepada Kepala Desa Pesangrahan untuk mendata warga yang rumahnya tidak layak huni agar ia bisa prioritaskan untuk dibantu. 


"Pak Kades, saya minta tolong agar rumah warganya yang tidak layak huni untuk didata dan difoto. Sertakan juga KTP, KK dan Foto RTLH-nya agar segera bisa diproses untuk tahun depan, berapa pun jumlahnya," ungkap Rachmat Hidayat disambut tepuk tangan meriah lagi. 


Selain itu, Rachmat juga menginformasikan bahwa dirinya akan menggelar operasi katarak gratis untuk warga desa di kecamatan Montong Gading. Bhakti sosial tersebut akan digelar pada 18 Desember.


“Silahkan informasikan ke warga desa yang lain yang memiliki gangguan penglihatan akibat katarak untuk bisa datang," ucap politisi berambut perak ini.


Kepala Desa Pesangrahan H Badrun menyampaikan terima kasih atas kehadiran Rachmat yang menggandeng Sentra Paramita Mataram untuk membantu warganya yang merupakan penyandang disabilitas.


Badrun sendiri mengaku sudah mengenal Rachmat semenjak 3o tahun lalu. Dan kepada warganya disampaikan kalau Rachmat adalah wakil masyarakat Pulau Lombok yang ada di DPR RI.


Disampaikan pula bahwa Desa Pesanggrahan sudah berusia 13 tahun. Dan mereka yang menerima bantuan hari ini telah dipilih secara proporsional mewakili seluruh penyandang disabilitas dari setiap dusun yang ada di desa tersebut.


“Harapan masyarakat, tentu ke depan akan semakin menapat perhatian,” kata Badrun.


Sementara itu, Sutarman, tokoh masyarakat setempat saat didaulat memberikan sambutan juga memperkenalkan bahwa Rachmat berasal dari Rumbuk. Kehadiran Rachmat semata tak lain karena perhatiannya untuk masyarakat Desa Pesanggrahan.


“Insya Allah, mulai sekarang masyarakat Desa Pesanggrahan akan terus diperhatikan oleh beliau,” kata Sutarman.


Sementara itu, Kepala Sentra Paramita Mataram H Sudirman menjelaskan, Kemensos yang merupakan mitra Komisi VIII DPR RI saat ini memang sedang melakukan rangkaian peringatan Hari Disabilitas, yang nanti puncaknya akan digelar di Bali pada 20 Desember.


Karena itu, kehadiran Rachmat Hidayat yang merupakan Anggota Komisi VIII DPR RI untuk menyerahkan bantuan kepada para kaum difabel di Desa Pesanggrahan, merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Disabiltias tersebut.


Yang diserahkan kemarin adalah satu kursi roda elektrik, empat kursi roda standar, satu kursi roda anak, tiga tongkat ketiak, dan alat bantu dengar untuk tiga orang.


Setelah penyerahan bantuan tersebut, digelar pula dialog antara warga yang hadir. Mereka pun menyampaikan uneg-uneg dan sejumlah permasalahan yang mereka hadapi sehingga dapat diperjuangkan oleh Rachmat Hidayat. (R/L..).

TerPopuler