Lantik Tiga Komisioner Bawaslu NTB Terpilih, Ketua Bawaslu RI Minta Komisioner Bawaslu Bersikap Saling Paham dengan KPU -->

Lantik Tiga Komisioner Bawaslu NTB Terpilih, Ketua Bawaslu RI Minta Komisioner Bawaslu Bersikap Saling Paham dengan KPU

Rabu, 21 September 2022, Rabu, September 21, 2022

 

FOTO. Inilah tiga Komisioner Bawaslu NTB Periode 2022-2027 yang dilantik Ketua Bawaslu RI di Jakarta. Tampak M.Khuwailid (kiri)  dan mantan komisioner Umar Ahmad Seth (dua kanan) saat menghadiri pelantikan 



MATARAM, BL - Sebanyak tiga Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi NTB terpilih ikut dilantik bersama dengan komisioner Bawaslu di 25 Provinsi di Indonesia, Rabu (21/9).


Pelantikan tiga nama komisioner Bawaslu NTB terpilih antara lain Itratip, Suhardi, dan Hasan Basri, dilakukan bersama komisioner Bawaslu 25 Provinsi di Indonesia yang berlangsung di Jakarta dengan dipimpin Ketua Bawaslu RI, Rahmad Bagja.


Sebelumnya, Bawaslu RI telah mengumumkan nama-nama komisioner Bawaslu Provinsi yang lulus melalui surat Nomor: 316/KP.01.00/K1/09/2022 tertanggal 17 September 2022.


Dalam sambutannya secara daring, Rahmat Bagja, mengatakan, bahwa Pemilu tahun 2024 akan berbeda dengan tahun sebelumnya.


Karena itu, ia menekankan agar para komisioner yang baru dilantik agar lebih bersemangat. Sebab, Pemilu tahun 2024, merupakan pemilu yang kompleks, dan pemilu yang berbeda. 


"Karena enggak ada petahana, tentunya semakin kompleks. Pilkada akan masuk tahun 2024 juga. Jadi, yang hari ini, kita Lantik harus punya semangat baru. Semangat yang berbeda dari periode sebelumnya. Inilah yang baru yang berbeda ke depan sesuai harapan kita semuanya," ujar Rahmad Bagja.


Ia mendaku, bahwa koordinasi yang kuat antara penyelenggara Pemilu dalam menyongsong Pemilu Serentak 2024, harus terus dilakukan.


Di mana, jika ada perbedaan perspektif saat menjalankan tugas antar sesama penyelenggara Pemilu, tentunya hal itu merupakan hal yang biasa.


"Saya minta dan harus ditanamkan di benak saudara-saudara semua, bahwa KPU, Bawaslu, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) punya tujuan dan visi yang sama. Berbeda perspektif kadang terjadi. Itulah masa antara kakak, adek dan juga adek lagi, yang kemudian harus kita hadapi untuk penyelenggaraan pemilu," tegas Bagja menjelaskan. 


Menurut dia, KPU merupakan penyelenggara utama, tidak ada Bawaslu tanpa KPU. Karenanya, antara penyelenggara Pemilu, harus punya rasa saling kesepahaman yang sama.


Sikap saling paham, lanjut Bagja, harus dipastikan ada dalam diri dan jiwa para komisioner yang telah dilantik hari ini. 


"Ingat, tugas pelaksanaan pengawasan di seluruh republik Indonesia ini adalah untuk menyukseskan Pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil," ucap dia.


Bagja lantas menceritakan, bahwa pihaknya memiliki banyak pengalaman terkait pertengkaran hingga bagaimana saling menjatuhkan. 


"Namun, kita harus punya pengalaman bagaimana bersahabat, kita harus punya pengalaman bagaimana harus bekerjasama. Inilah yang ke depan haris kita laksanakan. Tentu tidak melanggar peraturan perundang-undangan," tandas Rahmat Bagja lantang. (R/L..)

TerPopuler