Kejurda Paralayang NTB 2022 di Sky Lancing Tampah Ajang Siapkan Atlet untuk Pra Pon -->

Kejurda Paralayang NTB 2022 di Sky Lancing Tampah Ajang Siapkan Atlet untuk Pra Pon

Minggu, 24 Juli 2022, Minggu, Juli 24, 2022

 


FOTO. Danlanud Bizam Kolonel Pnb R. Endri Kargono, M.Han (dua kiri) didampingi para pejabat Danlanud saat memberikan keterangan pada wartawan terkait kesiapan Kejurda Paralayang NTB 2022 bertajuk "War in Drag Paragliding Competition and Festival"  di Sky Lancing Tampah, Desa Mekar Sari, Kecamatan Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah. 



LOTENG, BL -  Kejuaraan Daerah (Kejurda) Paralayang NTB 2022 bertajuk "War in Drag Paragliding Competition and Festival" telah berlangsung dari 21 Juli hingga 24 Juli 2022. 


Kejurda ini berlangsung di Sky Lancing Tampah, Desa Mekar Sari, Kecamatan Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah (Loteng).


Bupati Lombok Tengah H L Pathul Bahri SIP  hadir dalam pembukaan kemarin bersama dengan seluruh ASN Lombok Tengah, sekaligus membuka acara.


Ketua Harian FASIDA Lombok Tengah, Roy mengatakan, dari 8 titik paralayang yang ada di Lombok Tengah, Lancing terpilih oleh panitia sebagai lokasi event.


Hal ini dikarenakan lokasi tersebut adalah lokasi yang paling aman dan minim kendala, sehingga memudahkan pengawasan kegiatan. 


Selain itu, dengan dipilihnya Lancing sebagai tempat Kejurda ini, diharapkan Lancing akan menjadi pusat olahraga dirgantara di masa yang akan datang.


“Salah satu tujuan dari event ini adalah menyiapkan para pegiat paralayang dan olahraga dirgantara lainnya untuk mengikuti Pra PON yang akan digelar sebentar lagi," ujar Roy, Minggu (24/7).


Terdapat beberapa cabang kejuaraan paralayang yang akan dikompetisikan, antara lain kelas akurasi, yaitu kelas yang menuntut keakuratan peserta lomba mencapai sasaran mendarat. 


Di kelas ini panitia akan dibuat lingkaran dengan radius 5 meter sebagai target mendarat.  Target ini akan dipasangi sensor untuk membantu panitia dan juri memberi penilaian.


Selain itu dibuka juga kelas open yang bisa diikuti oleh dari luar NTB. 


Hingga hari ini sudah ada peserta dari Bali, Jawa Timur, Papua, dan akan terus bertambah sebelum pelaksanaan technical meeting.


FOTO. Aksi ratusan peserta saat berada di udara 



Sementara itu, Danlanud Bizam Kolonel Pnb R. Endri Kargono, M.Han, mengatakan, olahraga dirgantara memiliki resiko tinggi dan krusial, sehingga dibatasi oleh regulasi. yakni, regulasi nasional maupun internasional. 


Karenanya, para peserta tetap diharuskan menjaga keselamatan sesuai regulasi dan tidak melanggar aturan.


Selain itu, ia juga mengajak seluruh warga untuk hadir menyaksikan langsung perlombaan ini, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.


“Kami juga menyediakan produk produk UMKM langsung di tempat acara, yang bisa dinikmati oleh masyarakat yang hadir," tandas Danlanud. (R/L..)

TerPopuler