![]() |
| FOTO. Nazaruddin |
MATARAM, BL - PT Bank NTB Syariah menegaskan langkah strategis untuk kembali ke "Khittah" atau landasan perjuangan awal sebagai penggerak ekonomi daerah.
Adapun fokus utama perseroan tahun ini adalah memperluas jangkauan pembiayaan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta Kredit Usaha Rakyat (KUR), yang didukung oleh penguatan komposisi dana murah (CASA).
Direksi Bank NTB Syariah mengatakan, bahwa langkah ini merupakan bagian dari transformasi berkelanjutan untuk memastikan bank hadir sebagai solusi nyata bagi pelaku usaha lokal.
Dengan menargetkan pertumbuhan signifikan pada penyaluran KUR, Bank NTB Syariah optimis dapat mempercepat pemulihan dan pertumbuhan ekonomi di wilayah NTB.
"Kami ingin memastikan bahwa energi bank dialokasikan secara maksimal untuk sektor produktif. Fokus pada UMKM bukan melihat dari sisi bisnis saja, melainkan mandat untuk menyejahterakan masyarakat NTB secara inklusif," ujar Direktur Utama Bank NTB Syariah Nazaruddin,
Menurutnya, selain fokus pada pembiayaan, pihaknya juga melakukan efisiensi struktur pendanaan dengan memprioritaskan perolehan dana murah (tabungan dan giro).
Nazaruddin menegaskan bahwa strategi ini, diharapkan dapat memperkuat margin dan daya saing bank, sehingga mampu memberikan margin pembiayaan yang lebih kompetitif bagi para nasabah.
"Dengan sinergi antara teknologi digital dan pelayanan yang humanis, kami (Bank NTB Syariah) berkomitmen untuk menjaga laju arah bisnis yang sehat, transparan, dan berkelanjutan sepanjang tahun 2026," tegasnya. (R/L..).
