Semester 1 Tahun 2023, Program Electrifying Agriculture PLN Tumbuh 22,28 Persen -->

Semester 1 Tahun 2023, Program Electrifying Agriculture PLN Tumbuh 22,28 Persen

Selasa, 25 Juli 2023, Selasa, Juli 25, 2023

FOTO. Inilah salah satu sentra pertanian yang produksinya meningkat setelah mengikuti program Electrifying Agriculture (EA) PT PLN (Persero).




 









MATARAM, BL - Realisasi program Electrifying Agriculture (EA) PT PLN (Persero) tumbuh 22,28 persen pada semester satu tahun 2023. Lewat program ini, sektor pertanian, perkebunan dan peternakan modern makin maju dan masyarakat semakin efisien.


Tercatat, sepanjang semester satu tahun ini jumlah pelanggan EA terjadi peningkatan mencapai 217.818 pelanggan 


Bila dibandingkan semester yang sama di tahun 2022 sebanyak 178.127 pelanggan, dengan total daya 2.966 mega volt ampere (MVA) dan konsumsi listrik sebesar 2,46 terawatt hour (TWh). 


"Lewat penambahan pelanggan ini, total konsumsi listrik EA juga naik menjadi 2,69 TWh," kata Direktur Utama (Dirut) PT PLN Darmawan Prasodjo dalam siaran tertulisnya, Selasa (25/7).


Darmawan mengatakan, program EA ini merupakan langkah PLN dalam mendukung sektor agrikultur di Indonesia dengan memanfaatkan listrik untuk kegiatan operasionalnya. 


Apalagi, peralihan alat pertanian dari berbasis BBM ke listrik terbukti mampu meningkatkan efisiensi dan produktivitas masyarakat dan pelaku usaha.


"Lewat program EA ini, sektor pertanian, perkebunan, perikanan dan peternakan seperti tambak milik masyarakat yang beralih menggunakan listrik dalam kegiatannya bisa semakin efisien dan produktif. Selain itu, PLN tak hanya menghadirkan listrik tetapi juga membantu konversi alat dari BBM ke listrik," ujar Darmawan.


Darmawan merinci provinsi NTT menjadi salah satu provinsi yang sektor pertaniannya mulai masif beralih ke listrik.


Hal ini tercermin dari pertumbuhan penjualan yang mencapai 46,28 persen dengan total konsumsi listrik mencapai 7,7 gigawatt hour (GWh) naik dibandingkan semester satu tahun 2022 sebesar 5,27 GWh.


Suksesnya program EA ini juga dirasakan oleh para petani di Jawa Timur. Banyaknya petani yang mulai mengimplementasikan modern farming membuat petani lain juga terinspirasi untuk meningkatkan produktivitasnya dengan program EA. 


"Hal ini tercermin dengan realisasi konsumsi listrik pada program EA mencapai 704,7 GWh," ucap Darmawan. 


Lebih lanjut ia mengungkapkan, bahwa melalui program EA ini mampu mendorong pertumbuhan penjualan listrik PLN pada semester satu tahun ini. Tercatat, realisasi penjualan listrik kumulatif sebesar 137,12 TWh.


Darmawan menambahkan, PLN berkomitmen untuk terus menghadirkan listrik yang andal dan mampu mendorong multiplier effect kepada masyarakat.


"Dengan beralih menggunakan listrik PLN, masyarakat mampu meningkatkan produktivitas ekonomi dan mampu menjadi penopang pertumbuhan ekonomi nasional," tandasnya. (R/L..).

TerPopuler