Sukses Gelar OKK dan UKW Mandiri, Pemprov-PWI Pusat Apresiasi PWI NTB -->

Sukses Gelar OKK dan UKW Mandiri, Pemprov-PWI Pusat Apresiasi PWI NTB

Senin, 14 September 2026, Senin, September 14, 2026

 

FOTO. Sekda Abul Chair bersama jajaran penguji UKW dari PWI Pusat serta ratusan peserta OKK dan UKW Mandiri PWI NTB, kemarin. 
















MATARAM, BL -  Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi NTB sukses menggelar Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK), serta Uji Kompetensi Wartawan (UKW) 2026 secara mandiri, Sabtu petang (12/9) kemarin.


Sekda Provinsi NTB, Abul Chair yang menutup OKK dan UKW tersebut,  mengapresiasi langkah PWI NTB yang berani menggelar kegiatan untuk mengasah keprofresionalan jurnalis di Provinsi setempat. 


Menurutnya, di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan maraknya penggunaan artificial intelligence (AI), tantangan dunia jurnalistik dinilai semakin kompleks, lantaran masyarakat dapat mudah menerima informasi dan menyebarkannya ke kanal media sosial. 


"Wartawan yang baik itu tidak hanya cepat mendapat berita, tapi juga harus mendapatkan fakta, tepat memahami konteks, dan bijak menyampaikan kepada publik," ujar Abul Chair.


Sekda mengibaratkan jika di jalan raya,  jurnalis tak ubahnya seperti pengemudi. Di mana, kecepatan harus berimbang dengan kendali. Hal ini, agar jurnalis tidak tergelincir pada fenomena asal viral yang kini banyak terjadi di media sosial. 


"Kalau hanya punya gas tapi tidak punya rem, tentu masalah juga. Maka, kode etik jurnalistik itulah remnya. Di sinilah bedanya jurnalis," tegasnya.


Sekda mengatakan, adanya kegiatan OKK dan UKW ini, pihaknya berharap terbangun kultur profesionalisme, peningkatan kompetensi, integritas wartawan yang kritis, konstruktif, independen, dan bertanggung jawab 


"Kami (pemprov) tidak alergi kritik. Semoga kawan-kawan jurnalis yang sudah OKK dan UKW di bawah PWI NTB bisa menjadi mitra strategis melakukan kontrol publik disertai fakta dan data-data," ujar Abul Chair. 


Sementara itu, Wakil Ketua Umum PWI Pusat Bidang Organisasi, Joko Tetuko memberikan respons yang sangat positif atas semangat jajaran pengurus dan anggota di NTB. Ia mengaitkan tingginya partisipasi peserta dengan pencapaian nasional.


Sebab, merujuk data yang ada, kegiatan  UKW mandiri terbesar di Indonesia saat ini dilakukan PWI Provinsi NTB.


"Kami mohon agar Pemerintah Provinsi NTB dapat terus membantu dan mendukung PWI NTB, terutama dalam persiapan menjelang Porwanas di Lampung tahun 2027 mendatang,” ujarnya.


Menurut Joko, pelaksanaan OKK dan UKW mandiri ini menjadi momentum perdana bagi kepengurusan PWI NTB untuk fokus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme jurnalis di NTB. 


 "Saya menyakini, jika jurnalis memedomani kode etik jurnalistik, maka pemberitaan yang disuguhkan di media masing-masing akan sesuai fakta dan kebutuhan masyarakat," tegasnya. 


Dikatakannya, selama dua hari pelaksanaan UKW. Yakni, tiga kelas muda, empat kelas madya, dan dua kelas utama yang di ikuti sebanyak 54 orang peserta. 


Hasilnya, 52 orang dinyatakan kompeten dan 2 orang lainnya belum kompeten. 


"Raihan tambahan jurnalis kompeten hari ini dari NTB ini, memicu jumlah wartawan kompeten PWI berjumlah 20.962 orang wartawan se-Indonesia. Sementara sebelumnya angkanya sebanyak 20.910 orang," jelas Joko.


Pihaknya berharap agar PWI Kabupaten/kota di NTB juga bisa meniru pelaksanaan OKK dan UKW PWI NTB, sehingga akan dapat menambah jumlah wartawan yang profesional dan kompeten. 


"Kami (PWI Pusat) juga mengapresiasi PWI NTB yang sudah banyak menggelar banyak kegiatan meski umur kepengurusannya belum setahun. Di antaranya OKK dan UKW serta sebelumnya Porwada sebagai ajang seleksi atlet untuk Porwanas 2027 di Provinsi Lampung," tegas Joko.


Terpisah, Sekretaris PWI NTB, Fahrul Mustofa mengatakan bahwa setelah melalui berbagai dinamika organisasi selama lebih dari satu tahun terakhir pihaknya mampu menghadirkan program yang dibutuhkan para jurnalis selama ini.


"Alhamdulillah, semua badai terlampaui dan kita bisa gelar hari ini kegiatan UKW dan OKK Perdana PWI NTB, tidak lain berkat kekompakan pengurus di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Insya Allah, kegiatan serupa akan kita terus gelar untuk menghadirkan para jurnalis hebat di NTB," katanya. 


Menurutnya, animo jurnalis di NTB awalnya sangat tinggi. Namun lantaran kendala ruangan dan pendanaan, maka kuota dibatasi hanya 120 jurnalis untuk OKK dan  54 orang untuk UKW.  


Fahrul menyebut tingginya partisipasi peserta, lantaran sertifikat OKK menjadi salah satu syarat perpanjangan kartu anggota PWI hingga pelaksanaan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) di Provinsi Lampung pada April 2027 mendatang.


"Kami mengapresiasi dukungan Pemprov NTB, dan pada sponsor yang membantu suksesnya kegiatan PWI NTB selama ini. Semoga kemitraan tetap berlanjut hingga membantu pemberangkatan atlet NTB ke Porwanas Lampung 2027 mendatang," tandasnya. (R/L..).

TerPopuler