![]() |
| FOTO. Ketua DPC PDI Perjuangan Loteng Suhaimi saat memotong tumpeng usai kegiatan penanaman pohon di Pempek, Kecamatan Pringgarata. |
MATARAM, BL - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), menanam berbagai bibit pohon di kawasan pinggir hutan Pemepek, Kecamatan Pringgarata dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Ke-79 Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.
Menariknya, kegiatan yang berlangsung pada Jumat (23/1) ini, di ikuti para santri Ponpes Darul Atqia dan masyarakat di wilayah pinggiran hutan.
Ketua DPC PDI Perjuangan Loteng, Suhaimi, mengatakan kegiatan menanam pohon dilakukan sebagai upaya untuk merawat bumi pertiwi.
Adapun tahun ini, penanaman berbagai jenis pohon dilakukan dengan kegiatan tumpengan bersama rakyat di kawasan pinggiran hutan Pemepek.
"Gerakan menanam pohon ini, kita lakukan untuk meneladani ajaran dari Bung Karno dan Megawati Soekarnoputri yang menjadikan gerakan lingkungan dengan aksi-aksi menanam pohon sebagai bagian tak terpisahkan dari gerakan politik," ujarnya, Sabtu 24 Januari 2026.
![]() |
| FOTO. Penanaman berbagai bibit pohon di pinggiran hutan Pemepek, Kecamatan Pringgarata, Loteng di HUT Ketua Umum Hj Megawati Soekarnoputri. |
Suhaimi menegaskan bahwa Ketua Umum Megawati Soekarno Putri, merupakan sosok pemimpin bangsa yang memiliki suri tauladan lengkap.
Hal itu menyusul, kepemimpinanya tak terbatas pada kemampuannya memimpin partai dan pemerintahan.
Namum sosoknya yang mencintai dan merawat ekologi dan lingkungan, merupakan keunggulan pemimpin yang paham dan peduli menjaga bumi.
"Kami memandang, belum ada pemimpin bangsa di Indonesia, seperti beliau (Bu Megawati) yang langsung memberikan praktek keadilan ekologi pada semua kader partai melalui gerakan Merawat Pertiwi ini," tegasnya.
![]() |
| FOTO. para santri Ponpes Darul Atqia terlihat ikut serta dalam kegiatan Merawat Pertiwi DPC PDI Perjuangan Loteng. |
Suhaimi menyebut bahwa Presiden Sukarno pernah, mengirimkan ribuan bibit pohon mimba ke Arab Saudi setelah menunaikan ibadah haji, yang pada akhirnya mampu mempererat hubungan diplomatik kedua negara.
Hal ini, lanjutnya, juga di ikuti oleh Hajjah Megawati Soekarno Putri semasa menjadi presiden sangat masif dalam pengembangan kebun raya-kebun raya sebagai paru-paru kota untuk menjaga kualitas udara dan resapan air.
"Sebagai kader partai, kami siap tegak lurus untuk menjaga dan merawat bumi. Makanya, kenapa kami ajak para santri dan warga sekitar hutan. Ini agar mereka juga punya kepedulian untuk menjaga ekosistem di wilayahnya masing-masing kedepannya," tandas Suhaimi. (R/L..).


