Soal Kenaikan Harga Beras Premium di Pasaran, Baiq Nelly : "Petani NTB Belum Panen Raya" -->

Soal Kenaikan Harga Beras Premium di Pasaran, Baiq Nelly : "Petani NTB Belum Panen Raya"

Selasa, 14 Februari 2023, Selasa, Februari 14, 2023

 

FOTO. Baiq Nelly Yuniarti. 





MATARAM, BL - Kepala Dinas Perdagangan NTB Baiq Nelly Yuniarti, menilai penyebab kenaikan harga beras saat ini akibat kurang optimalnya penyerapan beras dari petani oleh Badan Urusan Logistik (Bulog) pada tahun lalu.


Menurut dia, stok beras CBP di Perum Bulog secara nasional, saat ini berkisar 322.455. Hal ini, sangat jauh dibawah stok normal yang mencapai kisaran 1-1,5 juta ton. 


"Jadi, kondisi serapan nasional oleh Perum Bulog juga sangat berpengaruh pada kondisi stok di NTB," ujar Bai Nelly pada  BERITA LOMBOK. NET melalui pesan WhatsAppnya, Senin (13/2) kemarin.


Mantan Kadis Kominfotik NTB itu, membenarkan bahwa harga beras di awal Februari hingga kini terpantau masih mengalami kenaikan untuk jenis beras premium saja.


Meski demikian,  untuk di wilayah Provinsi NTB, hal ini,  terjadi lantaran belum panen raya.


"Benar untuk beras premium naik dan kami sudah operasi pasar melalui Bulog untuk beras medium di harga Rp 9.400," kata Baiq Nelly. 


Menurut dia, kenaikan harga beras di pasar lokal lantaran semua petani padi di NTB belum panen raya. "Makanya, sebentar lagi kan kita panen raya saat ramadhan. Insya Allah, disitu harga akan stabil," tegas Baiq Nelly. 


Selain itu, waktu panen raya di beberapa daerah di NTB juga memengaruhi stok beras di beberapa pasar tradisional di NTB. "Ya. Karena kita belum panen makanya naik," ucap dia. 


Baiq Nelly memastikan, bahwa Pemprov NTB tidak tinggal diam terkait kondisi kenaikan harga beras jenis premium itu. Pasalnya, pemantauan ketersediaan stok untuk kebutuhan komoditas pokok di pasaran, justru intensif dilakukan.


Salah satunya, komoditas beras yang terus dilakukan dengan pihak terkait. Mulai Bulog hingga aparat kepolisian. 


"Alhamdulillah, kami telah telah melakukan operasi pasar (OP)  kerjasama dengan Bulog mulai awal bulan Februari. Di situ, kita melempar stok Bulog jenis beras medium dengan harga Rp 9.400 sesuai HET ke pasaran," jelas dia. 


Terkait ketersediaan beras atau stok beras di Bulog NTB. Menurut Baiq Nelly, sejauh ini, masih di angka 58 ribu ton. Stok itu cukup hingga menjelang panen raya di semua daerah di NTB.


"Kebutuhan rata-rata kita di angka 11 ribu ton dalam seminggu. Saya kira itu cukup jelang panen," kata dia. 


Dalam hal ini, pemerintah NTB meyakini stok beras untuk beberapa pekan ke depan menjelang panen di NTB masih aman. Namun, untuk harga beras, pemerintah NTB belum bisa memastikan apakah akan ada penurunan atau tidak.


"Untuk harga saja masih jadi perhatian. Makanya kami ambil langkah operasi pasar dengan bekerjasama dengan Bulog NTB," tandas Baiq Nelly Yuniarti. (R/L..).

TerPopuler